Nurul Islam Siap Menjadi Warga MEA

METODOLOGI PEMBELAJARAN SITPara pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan negara anggota ASEAN pada akhir 2015 mendatang. Ini dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.

Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh wilayah negara anggota ASEAN sehingga kompetisi akan semakin ketat.

Kita tidak bisa memungkiri dan harus menerima arus global tersebut, agar kita tidak menjadi buruh di rumah sendiri kita harus mampu bersaing dengan masyarakat dari Negara anggota ASEAN, Berkaitan dengan MEA ini, sekolah dituntut mampu mempersiapkan anak didik dalam menghadapi MEA. Kesiapan diri, mulai dari pengajar, fasilitas belajar menjadi tuntutan dan tantangan tersendiri bagi sekolah. Dalam hal ini “SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG sudah mempersiapkan struktur dan fasilitas. Di SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG anak-anak dididik dengan kopentensi sesuai dengan potensi masing-masing, dan yang paling urgent kita mempersiapkan anak-anak untuk terampil berbahasa Inggris.” Bahasa Inggris sangat perlu di karenakan bahasa ingris adalah bahasa asing satu-satunya yang akan di pakai untuk berkomunikasi antar Anggota ASEAN.

Untuk mengembangkan ketrampilan peserta didik dan semua warga sekolah dalam berbahasa Inggris, SDIT NURUL ISLAM telah merekrut 5 orang guru Bahasa Inggris. Struktur pengembangan ketrampilan berbahasa inggrispun dibangun dan dikembangkan antara lain dalam bentuk program English time, English Day, English Week, dll. Program tersebut menjadi bagian tanggung jawab dari Tim International Class Programs (ICP) untuk melaksanakan dan mengembangkannya.

Pengembangan ketrampilan berbahasa inggris ini sebagai konsekuensi logis penguatan visi SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG per tahun pelajaran 2014/2015 yaitu “Meluluskan Generasi yang Shalih, Mandiri, dan Berdaya Saing Global.” Adapun indokator visi tersebut adalah sebagai mana pada gambar berikut ini.

INDIKATOR VISI NURISDengan memperhatikan visi dengan indikator visi yang ada pada gambar disamping menunjukkan bahwa pendidikan karakter merupakan pondasi pendidikan di SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG. Menjadikan karakter sebagai pondasi pendidikan adalah hal yang sangat tepat, karena pendidikan dasar merupakan pondasi dari semua jenjang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

Dengan memperhatikan uraian dan gambar di atas menunjukkan bahwa SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG tampak telah melakukan persiapan-persiapan untuk memasuki era baru, yaitu Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Metodologi Pembelajaran sebagai jantung dan ujung tobaknya pendidikan telah dibenahi, ketrampilan berbahasa Inggris terus ditumbuh kembangan dengan pondasi pendidikan karakter yang kokoh tak tertandingi, insya Allah SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG dengan visi “Meluluskan Generasi yang Shalih, Mandiri dan Berdaya Saing Global” bukan sekedar slogan. SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG siap menyosong kehadiran dan bergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Bravo Nurul Islam !


Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: