SETUHAN UNTUK DA’WAH

Subhanallah, perhatian saudaraku begitu membuat hati saya sangat  terharu. Selaku Direktur LPIT/SIT NURUL ISLAM KREMBUNG, saya Drs. Toto Sunarsono begitu merasakan saudara Arief Andhi Yudanarko memberi perhatian terhadap perjalanan da’wah BERBASIS pendidikan yang dialami oleh teman-teman di NURUL ISLAM  begitu lembut. Kami menemukan tulisan Saudaraku tentang SDIT NURUL ISLAM di http://www.bhineka.com/aspx/products/prt_Free_Computer_for_your_School_Gallery_View.aspx?ID=FG sebagaimana kutipan berikut:
“Komputer adalah Alat Belajar Kami”
SDIT Nurul Islam Krembung
Oleh: Arief Andhi Yudanarko
Keterlibatan saya bermula dari lontaran ide saya untuk menjadikan komputer sebagai alat belajar bukan mata pelajaran bagi murid yang mendapatkan sambutan positif dari Kepala SDIT Nurul Islam Krembung, Sidoarjo. Jika di beberapa sekolah, komputer diletakkan di sebuah ruang khusus bernama Laboratorium Komputer dan murid-murid mendapatkan giliran menggunakannya pada jam pelajaran TIK 2 jam perpekan, maka ide saya adalah meletakkan komputer di setiap kelas dan setiap murid mendapatkan giliran menggunakannya kapan pun selama mereka berada di sekolah. Maka, pada Januari 2006 saya dipercaya untuk mendesain model pembelajaran komputer, membeli dan memasang perangkat keras jaringan komputer di sekolah tersebut. Saya memahami bahwa kemampuan sekolah sangat terbatas, sehingga saya rencanakan untuk membangun jaringan komputer diskless. Dengan membawa uang 5 juta rupiah, saya berangkat ke Hitech Mall Surabaya berbelanja beberapa unit komputer bekas kelas Pentium 1 dan 2 serta sebuah server bekas berprosesor Xeon. Waktu itu, SDIT Nurul Islam Krembung mempunyai 5 rombongan belajar, kelas 1 hingga kelas 5. Ditambah beberapa komputer yang sudah ada, maka setiap kelas mendapatkan 2 unit komputer thin-client. Sementara servernya diletakkan di kantor guru dan disambung ke internet melalui provider telepon seluler CDMA yang waktu itu baru satu-satunya yang bisa menjangkau wilayah Krembung. Satu tahun berikutnya, saya mendapatkan berita gembira dan mengharukan. Salah satu murid SDIT Nurul Islam Krembung menjuarai lomba komputer tingkat kecamatan sehingga mewakili kecamatan Krembung maju ke tingkat Kabupaten Sidoarjo. Walaupun tidak mampu mengungguli peserta lain di kabupaten, ini adalah kebanggaan. Satu-satunya nilai yang kurang bisa diraih oleh murid SDIT Nurul Islam Krembung adalah pada sessi game karena memang murid-murid di sana tidak diajari nge-game. Mereka menggunakan komputer sebagai alat belajarnya pada setiap mata pelajaran. Ketika pelajaran Bahasa Indonesia, mereka menulis puisi, mengarang, atau sekedar menuliskan sebuah kata bagi murid kelas 1 di komputer kelas. Ketika pelajaran IPA, mereka mencari referensi dari Wikipedia atau yang lainnya. Yang mengharukan, ada seorang murid yang sering membantu orang tuanya – yang menjadi pengajar di sekolah lain – mempersiapkan materi presentasi untuk mengajar. Ada murid yang membantu bapaknya – seorang aparat desa – menyelesaikan laporan. Dan seorang lagi, anak bidan yang membantu mengerjakan laporan bulanan ibunya. Semua itu adalah kebanggaan yang semakin meyakinkan saya dan guru-guru terhadap model pembelajaran yang kami sebut komputer kelas. Tetapi sayang, pada akhir tahun 2007 kami harus membongkar sementara beberapa komputer dan meletakkannya di sebuah ruangan yang dinamai Laboratorium Komputer. Ini demi akreditasi sekolah karena satu-satunya model yang dikehendaki pada materi akreditasi adalah demikian. Tidak mengapa, sementara saja. Hasilnya, SDIT Nurul Islam Krembung mendapatkan nilai 92 (A). Sampai saat ini, SDIT Nurul Islam Krembung telah meluluskan 2 angkatan dengan nilai rata-rata yang membanggakan pula. Tetapi, sarana yang dimiliki masih dalam keterbatasan. Bahkan beberapa unit komputer harus digudangkan karena rusak. Semoga, program Free Computer for Your School dari Bhinneka.com dapat menyambung semangat belajar yang masih menggelora di sana.
Kami merasakan setuhan tangan Saudaraku adalah setuhan yang digerakkan oleh tangan langit. Begitu terasa lembut, hangat, dan semakin menggelorakan semangat kami untuk istiqomah di Jalan Da’wah ini. Mohon do’a barakah, mudah-mudahan para asatidz danpara murid kelak menjadi manusia-manusia yang bekerja dengan bimbingan tangan langit seperti Saudaraku yang juga senantiasa merindukannya. Terima Kasih Saudaraku. Sukses, Allahuakbar!
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: