BIKIN JAGUNG BAKAR

Hm ... jagung bakarku gosong !

Beginilah caranya SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG mengembangkan pendidikan “life skill” kepada murid-muridnya. Belajar sambil melakukan itu bisa mencapai daya serap 90%. Belajar sambil melakukan lebih mudah dipahami siswa dari pada belajar dengan konsep atau teori melulu.

Setelah sabtu kemarin anak-anak diajak belajar sambil melakukan bagaimana menjadi orang yang mandiri dalam situasi dan sumber daya yang terbatas. Mereka diajak turun langsung ke sungai untuk mencari atau menangkap ikan, kini anak-anak diajak membikin jagung bakar.

Ini aku dan teman-teman sedang bikin jagung Bakar

Kegiatan semacam ini memiliki multi makna. Lihatlah dengan sumber daya yang terbatas dan apa yang tersedia di alam sekitar anak-anak bisa dengan asyik belajar sambil melakukan.

Dengan kegiatan seperti ini diharapkan bisa membangun konsep hidup yang hakiki dan mendasar . Mereka ini anak-anak siswa kelas III. Sudah tampak kemandiriannya, kadang memang kegiatan seperti ini tampat sepele. Pada hal kalau kita bayangkan bagaimana hidup ditenda pengungsian seperti pada korban Gempa di Padang, Tsunami di Aceh, Gempa di Jogya yang lalu, maka pembelajaran seperti menjadi mempunyai banyak makna. Wallahu’alam.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: