Santai Sejenak

Memasuki tahun baru 1430H/2009H, Direktur SIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG-SIDOARJO Ustad Toto Sunarsono, SPd. yang biasa disapa dengan Ust. Atho’ mengajak santai sejenak. Kita memerlukan saat-sat santai sejenak untuk melepas kepenatan yang bisa mengurangi ketajaman hati. Kita perlu membebaskan diri dari rutinitas yang bisa mengurangi kepekaan spiritual, kita perlu membuka kembali peta perjalanan da’wah sebagai misi besar SIT “NURUL ISLAM”. Dari peta itu kita bisa melihat jauhnya jarak yang telah kita tempuh dan sisa perjalanan yang masih harus kita lalui. Meneliti rintangan yang mungkin menghambat laju pertumbuhan da’wah kita dan memandang ke alam sekitar karena banyak aspek dari lingkungan strategis kita yang telah berubah.

Santai sejenak ini kita perlukan setidaknya karena dua hal. Pertama, untuk melihat keseimbangan antara berbagai perubahan pada lingkungan strategis dengan kondisi internal NURUL ISLAM serta laju pertumbuhannya. Dengan upaya ini kita bisa memperbaharui dan mempertajam orientasi, melakukan penyelarasan kapasitas internal dalam menangkap peluang untuk mencapai target-target yang dapat diraih.

Kedua, mengisi ulang hati kita dengan energi dan tekat baru sekaligus membersihkan debu-debu yang mengotorinya. Memperbaharui komitmen dan janji kita kepada Alloh SWT bahwa kita akan tetap tegar dan istiqomah memikul amanah da’wah melalui sektor pendidikan ini. Walaupun hari-hari panjang yang kita lalui bersama banyak menguras energi jiwa. Dengan santai sejenak insya Alloh akan tercipta energi kesadaran baru, semangat baru, tekad baru harapan baru dan keberanian baru untuk mengawali tahun baru.

“Grand strategy” Nurul Islam secara perlahan dan pasti terus kita lalui, perekrutan dan pengkaderan kepemimpinan dan para pelaksana, mobilisasi potensi, membangun sinergi, dan mengkondisikan ummat untuk bangkit berkontribusi membangun negeri.

Perubahan-perubahan besar pada ligkungan strategis berlangsung begitu cepat, dan perubahan itu menyediakan peluang dan tantangan yang sama besarnya. Adaptasi, penyelarasan, penyeimbangan, dan pada waktu yang sama kita harus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme untuk memanfatkan momentum dan merubahnya menjadi monumen.

Santai sejenak kita butuhkan untuk melakukan perenungan yang dalam, mengukuhkan wacana bagi proses pencerahan pikiran, penguatan kesadaran, penjernihan jiwa, pembaharuan niat dan senangat juang. Wallohu’alam !

SANTAI SEJENAK

SANTAI SEJENAK

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: