Standarisasi Mutu di Nurul Islam Krembung

Untuk mencapai visi Terdepan dalam Mutu dan Pelayanan, standarisasi adalah sebuah keharusan. Apalagi di era globalisasi yang kian menuntut kualitas dan profesionalisme. Bidang dan lembaga apapun harus punya standar. Tak hanya berfungsi menuntun kejelasan arah kerja, standarisasi juga bersifat mengevaluasi.Standarisasi itu pulalah yang sedang dan terus  dikembangkan Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo, dengan target utama menjadi lembaga pendidikan yang

Terdepan dalam Mutu dan Pelayanan.Program standarisasi mutu di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo yang mengelola Play Group, Taman Kanak-Kanak ini didasari oleh pemikiran perlunya melakukan standarisasi mutu siswa dan guru menuju sekolah Islam yang memiliki sistem berbasis mutu. Standarisasi itu juga menyangkut sistematisasi dan optimalisasi pencapaian target pendidikan yakni menyiapkan lulusan yang bermutu. Karena itu perlu dibuat perencanaan mutu yang baik untuk kemudian dilaksanakan dan dievaluasi serta dikembangkan.

Standarisasi mutu guru dan siswa berbeda untuk masing-masing tingkatan. Standar mutu siswa Play Group (PG) dan TK dari aspek spiritual yakni senang beribadah, mengaji dan terbiasa berdoa. Dari aspek akademis anak memiliki kesiapan belajar. Sedang dari aspek sosial anak bisa bersikap adaptip meghadapi situasi yang terus berkembang.

SD, standar mutunya antara lain mampu memanajemen diri sendiri, bersikap sopan santun dalam berkomunikasi, dan “birrul walaidain” berbakti pada orang tua, mulai mempuyai budaya belajar, suka membaca dan menghafalkan serta mengamalkan Al-Qur’an. Yang tidak boleh lupa juga berprestasi akademis..

 

 

Para pendidik juga ada standarisasinya. Para pendidik dan pengajar di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo adalah guru-guru yang terpilih dengan seleksi ketat dari berbagai universitas dan institut yang ternama, antara lain dari Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Jember (Unej), Universitas Brawijaya Malang (Unibraw), IAIN Sunan Ampel Surabaya, dll. Disamping tenaga professional di bidangnya para guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri dan mengimplementasikan nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari mereka. Singkatnya guru di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo terus dibina dan dilatih secara berkala agar tidak sekedar guru tetapi harus bersifat murobbi. Dalam kenyataannya, standarisasi juga akan dikembangkan dalam kecukupan sarana dan prasarana standar. Sarana dan prasarana yang memadai menjadi faktor pendukung penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo.

 

Tak ada tawar menawar dalam upaya menegakkan standarisasi itu. Dalam hal penerimaan murid baru (PMB) misalnya, standar ditentukan berdasarkan kapasitas. Bila animo banyak, maka standarnya bisa naik. Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo sengaja membuka pendaftaran relatif lebih awal karena ingin menjaring mereka yang sungguh-sungguh ingin sekolah di sini. Bukan pelarian. Prosedur tes dan observasi harus standar, tak ada katabelece. 

 

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: