PENDIDIKAN KARAKTER MUSLIM di SDIT NURUL ISLAM

Tantangan global harus dijawab dengan benar. Lembaga pendidikan formal khususnya lembaga pendidikan islam harus menjadi pelopor, menjadi garda depan yang mampu memberi jawaban. Jawaban yang bukan sekedar kata-kata mutiara yang indah didengar telinga. Jawaban yang diharapkan adalah program yang menjadi realita kehidupan di sekolah dan masyarakat.SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG, Sidoarjo dengan visi barunya menjadi sekolah yang “Terdepan dalam mutu dan pelayanan”  telah berazam kuat untuk mengembangkan sistem pendidikan karakter muslim. Karakter yang dibangun dari nilai-nilai yang diajarkan oleh Al-Qur’an maupun As-Sunnah bahkan Siroh Nabawiyah dan Shohabiyah dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan kurikulum khas di SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG, Sidoarjo.Tim Riset dan Pengembangan (Risbang) pendidikan di Yayasan Nurul Islam Krembung-Sidoarjo, meyakini bahwa jika sistem pendidikan yang pernah dikembangkan oleh Rosululloh saw. dikembangkan dalam konteks kekinian dan kedisinian (baca: keindonesian), insya Alloh akan mampu mencetak calon-calon pemimpin bangsa yang bisa memberi jawaban terhadap berbagai persoalan yang terus berkembang.Jumlah terbesar ummat islam dunia ada di Indonesia, bahkan bangsa ini berpenduduk dengan jumlah terbesar adalah muslim. Ini artinya lembaga pendidikan islam berpeluang besar dalam mendisain sistem budaya yang akan dijadikan sistem sosial, berbangsa dan bernegara untuk membuktikan bahwa Islam adalah Rahmat bukan beban masalah bagi seluruh alam khususnya Indonesia.

Karakter muslim yang hendak dibangun dan dikembangkan di SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG adalah :

(1) karakter internal/ pribadi meliputi konsep diri yang terdiri dari a) aqidah yang bersih (salimul aqidah). Dengan qidah yang bersih ini siswa meyakini bahwa Alloh SWT adalah sumber kehidupan, sebagai pencipta, pemilik, pemelihara, dan penguasa alam semesta dan menjauhkan diri dari segala pikiran, sikap dan perilaku syirik serta bertentangan dengan ajaran agamanya. b) ibadah yang benar (shahihuh ibadah). Dengan karakter ini siswa terbiasa dan gemar melaksanakan ibadah seperti sholat, puasa, membaca al-Qur’an, dzikir, dan berdo’a sesuai dengan petunjuk al-Qur’an dan As-Sunnah Rosululoh saw. c) pribadi yang matang (matinul khuluq). Karakter ini akan menampilkan perilaku yang santun, tertib, disiplin, peduli terhadap sesama dan lingkungan, sabar, ulet, dan pemberani dalam menghadapi permasalahan hidup sehari-hari.

(2) dasar-dasar struktur berfikir/intelektual yang kuat, meliputi : d) mandiri (qadirun ala kasbi). Dengan karakter ini siswa akan mandiri dalam memenuhi keperluan hidupnya dan memiliki bekal yang cukup dalam pengetahuan, kecakapan, dan ketrampilan dalam usaha memenuhi kebutuhan nafkahnya. e) cerdas dan berpengetahuan (mutsaqaful fikri). Dengan karakter ini siswa memiliki kemampuan  berfikir yang kritis, logis, sistematis dan kreatif yang menjadikan dirinya berpengetahuan luas dan menguasai bahan ajar dengan sebaik-baiknya serta cerdik dan cermat dalam mengatasi segala problema yang dihadapai.

 

(3) kesesehatan fisik, yang fokus pada pendidikan jasmani untuk menghasilkan fisik yang f) sehat dan adapdif (qawiyul jismi), artinya siswa memiliki badan dan jiwa yang sehat dan bugar, stamina dan daya tahan tubuh yang adaptif, serta ketrampilan bela diri untuk menjaga diri dari kejahatan pihak lain.

 

(4) motivasi dan emosional, dengan fokus pada pengembangan karakter : g) bersungguh-sungguh dan disiplin (mujahiduna li nafsihi). Dengan karakter ini siswa memiliki kesungguhan dan motivasi yang tinggi dalam pengembangaan dan perbaikan diri dan lingkungannya, yang ditunjukkan dengan etos dan kedisiplinan kerja yang baik.

(5) manajemen diri, integritas: yang fokus pada pengembangan karakter: h) tertib dan cermat (munadzom fii su’nihi). Artinya siswa akan memiliki karakter tertib dalam menata segala pekerjaan, tugas dan kewajiban, berani dalam mengambil resiko namum tetap cermat dan penuh perhitungan dalam melangkah. i) efisien (harisun ‘ala waqtihi). Siswa akan selalu memanfaatkan waktu dengan pekerjaan yang bermanfaat dan mampu mengatur jadwal kegiatan sesuai dengan skala prioritas yang benar.

(6) produktifitas sosial, peran sosial: dengan mengambangkan karakter siswa agar : j)bermanfaat bagi orang lain (nafiun lighairihi). Pendidikan karakter ini mengembakan rasa peduli kepada sesama dan memiliki kepekaan sosial untuk membantu orang lain yang memerlukan pertolongan. 

Enam karakter utama yang dijabarkan menjadi 10 karakter yang lebih detail itulah yang menjadi fokus seluruh sistem pendidikan di SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG – SIDOARJO. Sistem pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum qauliyah dan kauniyah.  

Categories: Uncategorized | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “PENDIDIKAN KARAKTER MUSLIM di SDIT NURUL ISLAM

  1. Izzah

    Assalamu’alaikum
    Ba’da tahmid dan sholawat, saya bersyukur sekolah di SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG – SIDOARJO. Saya mendapat pendidikan yang menyenangkan. Selain mendapat pelajaran seperti SD yang lain, saya mendapat tambahan pelajaran pembiasaan sholat, membantu orang tua, membaca dan menghafal Al-Qur’an. Saya merasa bisa belajar dengan senang, apalagi di setiap kelas tersedia komputer. Disini sewaktu-waktu saya bisa belajar komputer bahkan sudah tersambung dengan internet.
    Terima kasih Nurul Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: