Feeds:
Tulisan
Komentar

Memasuki tahun baru 1430H/2009H, Direktur SIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG-SIDOARJO Ustad Toto Sunarsono, SPd. yang biasa disapa dengan Ust. Atho’ mengajak santai sejenak. Kita memerlukan saat-sat santai sejenak untuk melepas kepenatan yang bisa mengurangi ketajaman hati. Kita perlu membebaskan diri dari rutinitas yang bisa mengurangi kepekaan spiritual, kita perlu membuka kembali peta perjalanan da’wah sebagai misi besar SIT “NURUL ISLAM”. Dari peta itu kita bisa melihat jauhnya jarak yang telah kita tempuh dan sisa perjalanan yang masih harus kita lalui. Meneliti rintangan yang mungkin menghambat laju pertumbuhan da’wah kita dan memandang ke alam sekitar karena banyak aspek dari lingkungan strategis kita yang telah berubah.

Santai sejenak ini kita perlukan setidaknya karena dua hal. Pertama, untuk melihat keseimbangan antara berbagai perubahan pada lingkungan strategis dengan kondisi internal NURUL ISLAM serta laju pertumbuhannya. Dengan upaya ini kita bisa memperbaharui dan mempertajam orientasi, melakukan penyelarasan kapasitas internal dalam menangkap peluang untuk mencapai target-target yang dapat diraih.

Kedua, mengisi ulang hati kita dengan energi dan tekat baru sekaligus membersihkan debu-debu yang mengotorinya. Memperbaharui komitmen dan janji kita kepada Alloh SWT bahwa kita akan tetap tegar dan istiqomah memikul amanah da’wah melalui sektor pendidikan ini. Walaupun hari-hari panjang yang kita lalui bersama banyak menguras energi jiwa. Dengan santai sejenak insya Alloh akan tercipta energi kesadaran baru, semangat baru, tekad baru harapan baru dan keberanian baru untuk mengawali tahun baru.

“Grand strategy” Nurul Islam secara perlahan dan pasti terus kita lalui, perekrutan dan pengkaderan kepemimpinan dan para pelaksana, mobilisasi potensi, membangun sinergi, dan mengkondisikan ummat untuk bangkit berkontribusi membangun negeri.

Perubahan-perubahan besar pada ligkungan strategis berlangsung begitu cepat, dan perubahan itu menyediakan peluang dan tantangan yang sama besarnya. Adaptasi, penyelarasan, penyeimbangan, dan pada waktu yang sama kita harus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme untuk memanfatkan momentum dan merubahnya menjadi monumen.

Santai sejenak kita butuhkan untuk melakukan perenungan yang dalam, mengukuhkan wacana bagi proses pencerahan pikiran, penguatan kesadaran, penjernihan jiwa, pembaharuan niat dan senangat juang. Wallohu’alam !

SANTAI SEJENAK

SANTAI SEJENAK

Sejak hari Sabtu, 13 Desember 2008 Ustadzah Maisaroh mengikuti pelatihan guru al-Qur’an di Masjid Al-Akbar Surabaya. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka standarisasi guru al-Qur’an ini adalah kerjasama JSIT INDONESIA Wilayah Jawa Timur dengan Ummi Fundation Surabaya dan akan berakhir sampai hari Sabtu, 20 Desember 2008.

Berdasarkan informasi dari Ustadzah Maisaroh, SSos. melalui SMS bahwa kegiatan pelatihan ini setiap hari berlangsung mulai pukul 07.00 – 21.00 wib. Walaupun demikian para peserta mengikutinya dengan  penuh semangat jihad. Subhanalloh, luar biasa.

Sementara itu, hari Minggu, 14 Desember 2008 mulai pukul 09.00 – 12.00 wib di SDIT NURUL ISLAM juga berlasung kegiatan pemberdayaan orang tua murid melalui pelatihan “PARENTING SKIL”. Kegiatan pelatihanyang menghadirkan Ust. H. Hamy Wahjunianto, drh., MM. ini merupakan kerjasama KPI Surabaya dengan SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG. Hadir dalam acara pelatihan PARENTING SKILL ini sekitar 250 lebih orang tua murid (Bapak dan IBU), sampai ruangannya tidak muat. Karena tidak muat akhirnya para orang tua murid banyak yang mengikuti pelatihan dari luar ruangan. Subhanalloh !.

Hari Selasa, 16 Desember 2008 SDIT NURUL ISLAM menambah lagi dua personal guru, yaitu guru Bahasa Inggris dan guru al-Qur’an. Dengan tambahan dua guru ini ditargetkan bisa memperkuat pencapaian pendidikan dan pembelajaran di SDIT NURUL ISLAM.

Guru dan orang tua murid dilatih sedemikian rupa untuk mewujudkan sinegisitas sekolah dan orang tua murid dalam mempersiapkan generasi robbani.

Subhanalloh, Ust. Toto Sunarsono, SPd yang sehari-harinya disapa dengan nama Ust. Atho’ kini semakin melejit untuk on air di CITRA FM. Setiap hari Kamis, insya Alloh Ust. Atho’ akan on air untuk berjihad mewujudkan opsesinya  membangun wilayah kecamatan Krembung menjadi pusat inovasi dan inspirasi pengembangan mutu pendidikan.

Ini semua semakin membuktikan bahwa masyarakat sangat mengaharapkan hadirnya mutu dalam seluruh sektor kehidupannya. Penguatan SDM harus didisain secara sistematis dan sistemik oleh para pengambil kebijakan pembangunan. Masyarakat sudah capek dengan orasi yang tidak berujung pada karya nyata. Sukses untuk semuanya! Wallohu’alam.

SDIT Nurul Islam Krembung terus  bergerak  mewujudkan sekolah berbasis  mutu berwawasan global.  Setelah kemarin Ust. Abdul Muntholib dan Ust. Sugeng Purnomo pulang dari kota tahu Kediri untuk mengikuti kegiatan Kursus Mahir Dasar Pembina Pramuka, kini sekolah sedang mempersiapkan pelatihan “Quantum Parenting Skill” untuk orang tua murid.

Pelatihan “Quantum Parenting Skill” ini adalah wujud kerjasama antara KPI Surabaya dengan SDIT NURUL ISLAM yang akan digelar pada hari Minggu, 14 Desember 2008. Insya Alloh akan hadir sebagai trainernya adalah Ust. drh. H. Hamy Wahjunianto, MM beserta timnya.

Kegiatan ini sekaligus sebagai upaya pemberdayaan orang tua / wali murid SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG agar bisa berperan secara proaktif dan sinergis  mendidik putra-putrinya menuju keluarga yang kokoh dan optimis menghadapi kenyataan hidup masa depan.

Dengan pemberdayaan  orang tua menjadi proaktif dan sinergis dengan sekolah dalam mendidik anak, insya Allah akan memacu proses pendidikan di Nurul Islam untuk menjadi sekolah yang Terdepan dalam Mutu pelayanan.



SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG terus berusaha secara sistematis untuk mengembangkan kompetensi para asatidz (guru). Karena para asatidz menjadi ujung tombak dalam mewujudkan visi untuk menjadi sekolah Terdepan dalam Mutu dan Pelayanan. Keikutsertaan para asatidz (guru) dalam pelatihan, seminar maupun kursus menjadi agenda penting  dalam pengembangan mutu sumberdaya insani  SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG. Begitu juga dengan kegiatan pelatihan dan pemberdayaan asatidz secara internal adalah agenda sangat signifikan dalam proses standarasisasi dan sertifikasi asatidz (guru) secara internal.

Kini Ustadz Drs. Sugeng Purnomo dan Ustadz Abdul Muntholib, yang sebentar lagi menyelesaikan sarjana psikologinya mulai hari Sabtu, 29 Nopember 2008  sampai dengan hari Sabtu, 6 Desember 2008 sedang mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka di Pesantren Modern Gontor II Kediri. Begitu semangat dan disiplinnya kedua ustadz kita ini, beliau tidak mau terlambat mengikuti pembukaan kursus yang dijadwalkan akan dibuka Sabtu pagi pukul 07.00 wib, maka Jum’at malam pukul 23.00 wib beliau berdua meluncur menuju kota tahu Kediri.   Begitulah semangat para mujahid pendidikan yang ada di Nurul Islam, Allohu Akbar ! Semangat inilah yang tidak dimiliki kebanyakan guru.

Keikut-sertaan dua ustadz Nurul Islam dalam kegiatan Kursus Mahir Dasar Pembina Pramuka ini sebagai konsekuensi logis dari Musyarokah Pandu SIT secara nasional dengan Gerakan Pramuka yang telah diresmikan Ketua MPR, Dr. Hidayat Nur Wahid dan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka bulan Juli 2008 yang lalu. Dengan musyarokan itu, maka Pandu SIT telah berubah menjadi Pramuka SIT atau Pramuka Sekolah Islam Terpadu.

Pramuka SIT inilah yang nanti akan menggantikan kegiatan kepanduan di SDIT NURUL ISLAM dalam proses pendidikan kesamaptaan, yang diharapkan bisa mengembangkan potensi kepedulian, kesetiakawanan,  berbagi, dan survival pada siswa. Wallohu’alam bishowab.

isi-hati-kami1Pada hari Ahad, 30 Nopember 2008 para siswa SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG dengan didampingi para orang tua murid dan para asatidz (guru) telah membuat area halaman kantor Kecamatan Krembung khususnya di depan studio Radio Citra FM 92,95Mhz. menjadi sangat ramai dengan suara ceria anak-anak. Pasalnya pada hari itu SDIT NURUL ISLAM memang sedang menjadi “bintang” sekolah dasar yang pertama kali on air di radio Citra FM pada acara Citra Indria. Citra Indria ini sepertinya untuk membidik segmen anak-anak dan keluarga muda untuk menjadi anggota komunitas Radio Citra FM 92,95 MHz milik Kecamatan Krembung-Sidoarjo ini.

Acara Citra Idria (Indria dari bahasa sansekerta berarti anak-anak) pada Radio Citra FM 92,95 MHz ini memang baru dimulai pada tanggal 23 Nopember 2008 pekan yang lalu. Acara yang berlangsung dalam durasi 120 menit yaitu mulai pukul 08.00 – 10.00 wib ini dipadu oleh salah satu penyiar handal CITRA FM, Mas Andra. Sedang dari SDIT NURUL ISLAM para siswa didampingi oleh Ustdzah Maisaroh, S.Sos (Waka Kesiswaan), Ustadzah Lailil Akhadiyah, S.Pd. (Waka Kurikulum), Ustadzah  Khusnul Khotimah, S.Si, Ust. Ulum, SE,  Ustadzah Dina, Ustadzah Ifa, dan Ustadz Rasmun dengan dibantu para orang tua murid yang hadir.

Untuk mengisi Acara Citra Indria ini sebelumnya juga sudah ditawarkan ke sekolah lain, cuman mereka belum siap begitu kata Mas Andra seorang penyiar Citra FM. Sementara begitu acara tersebut ditawarkan ke SDIT Nurul Islam langsung disambut antusias dan siap untuk on air. Karena memang Nurul Islam sendiri sudah merencanakan agar memiliki Radio pemancar sendiri sebagai salah satu sarana pembelajaran. Sehingga sistem pembelajarannya sudah didisain sejak awal untuk melatih anak-anak berani tampil atau presentasi. Pada acara ini anak-anak SDIT NURUL ISLAM menampilkan kemampuannya dalam percakapan bahasa Inggris, Bahasa Arab, Hafalan Al-Qur’an khususnya Juz ‘Amma, Hafalan hadits, Berpuisi dengan tiga bahasa (Inggris, Arab, dan Indonesia), Nasyid Islami, dengan dilengkapi Narasi Nurul Islam yang disampaikan langsung oleh Direktur Nurul Islam, yaitu Ustadz Toto Sunarsono, SPd. yang akrap dipanggil Ust. Atho’.

Ustadz Toto Sunarsono, SPd. menyampaikan bahwa visi Sekolah Islam Terpadu (SIT) NURUL ISLAM KREMBUNG yang mengelola Play Group, Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) dan SD Islam Terpadu (SDIT) Nurul Islam ini adalah Terdepan dalam Mutu dan Pelayanan.    Visi tersebut kemudian dijabarkan dalam tujuh misi, yaitu : 1) membangun pendidikan yang relijius untuk membentuk akhlaq yang mulia, 2) menjadi pusat inovasi dan inspirasi pengembangan mutu pendidikan, 3) mejadi penggerak Good Governance dalam pengelolaan pendidikan, 4) menjadi pusat pengembangan partisipasi aktif masyarakat dalam pendidikan, 5) menjadi lembaga da’wah berbasis pendidikan sekolah, 6) menjadi sekolah percontohan yang mudah dicontoh, dan 7) menjadi pabrikasi lahirnya para juara.

  Selain itu selaku direktur Nurul Islam, Ust. Toto Sunarsono, SPd. juga menjelaskan tentang prinsip dan strategi pembelajaran yang dikembangkan di SDIT NURUL ISLAM disebut sebagai kegiatan belajar sadar berlajar, yaitu : 1) Disiplin dan kepribadian dibentuk di kelas, kegiatan diluar kelas dan di rumah sebagai sarana pembiasaan 2) belajar berpusat pada siswa, siswa belajar sedang sebagai fasilitator 3) belajar secara mandiri, guru bukan satu-satunya sumber belajar. Siswa harus senang membaca, senang mencari informasi 4) menekankan “learn how to learn”, melalui proses “student antive learning (SAL), Quantum Teaching and Learning (QTL), Contextual Teaching and Learning (QTL) 5) Belajar sebagai kegiatan yang mudah dan menyenangkan 6) Continuous progress, tidak ada anak yang berhenti belajar.

KHusus untuk kelas awal, yaitu kelas 1-3 SD pembelajaran harus lebih banyak ditekannkan kepada pembentukan karakter kepribadian anak melalui proses pembiasaan pada anak dan pembinaan kemampuan dasar membaca, menulis dan berhitung. Pada awalnya kita membentuk kebiasaan anak, pada akhirnya kebiasaan anak itu akan membentuk karakter kepribadiannya. Wallohu’alam bishowab.

Perjalanan enam tahun pertama untuk menguji ketahanan komitmen dalam mewujudkan SDIT “Nurul Islam” Krembung sebagai sekolah berbasis mutu dan berwawasan global sudah mulai tampak hasilnya. Kerja cerdas dengan standarisasi kerja, peran dan program tim sukses Ujian Akhir Sekolah Berrstandar Nasional (UAS BN) yang dikomandani oleh Ustadzah Lailil Akhadiyah, S.Pd. sungguh luar biasa.

Ustadzah Nuryati, S.Pd. sebagai guru kelas VI sekaligus ketua operasional UAS BN dengan dibantu oleh Ustadzah Nila guru Matematika, Ustadzah Ema guru IPA, Ustadzah Mai guru BP dan Ustadzah Lailil guru Bahasa Indonesia telah melaksanakan tugas dengan sangat prima, excellent. Toto Sunarsono Atho’illah sebagai Kepala Sekolah juga ikut terlibat langsung terutama dalam memotivasi dan mengkondiisikan keterikatan emosional para orang tua murid untuk sukses UASA BN. Tiga bulan secara berturut-turut menjelang dilaksanakannya UAS BN Kepala SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG mengajak para guru dan orang tua murid untuk melakukan taqarub kepada Allah SWT melalui puasa sunnah setiap hari Senin dan Kamis, Sholat Malam, memperbayak tilawah Al-Qur’an dan amal ibadah lainnya.

Pertemuan bulanan dengan Bapak dan Ibu orang tua murid, silaturrahiim (home visit) untuk melihat langsung aktifitas belajar murid di rumah, telpon motivasi, try out internal maupun eksternal secara berkala, diagnosa kesulitan belajar dan  pembinaan intesifikasi belajar merupakan kegiatan tim sukses UAS BN yang secara sistemik dilaksanakan. Subhanalloh, ini kerja yang luar biasa !

Kepala SDIT “Nurul Islam” Krembung mencanangkan bahwa target nilai rata-rata individu UAS BN adalah 7,00 dan nilai rata-rata kelas adalah 7,50. Subhanalloh, hasil UAS BN ternyata nilai rata-rata individu terendah 7,32 dan nilai rata-rata kelas 8,56. Capaian tersebut berarti melampai target yang dicanangkan oleh Kepala Sekolah. Suatu hasil yang menggembirakan semua pihak. Dan yang lebih mengharukan bahwa hasil tersebut murni hasil kerja murid. Hasil selengkapnya kami sajikan dalam tabel berikut :

No  Nama Peserta B.Indonesia Matematika IPA Jumlah Rata-rata
1 ANNISA DWI R 8,6 9,25 8,5 26,35 8,78
2 DICKY NUR ‘ARIFIAN 8,2 9,25 8 25,45 8,48
3 IKHWAN HADI SUSEO 8,6 9,75 9 27,35 9,12
4 MAS ALIF SAA 9,2 7,25 8,75 25,2 8,40
5 MOH. ALI FIKRI A 7,8 8,5 7,25 23,55 7,85
6 M. WAHYU KATON F 8,4 9,5 6,75 24,65 8,22
7 NURUL ‘IZZATIL ‘A 9,2 10 8,75 27,95 9,32
8 RINA DWI MUJI RAHAYU 8,6 8,75 8 25,35 8,45
9 ZUNAIROH NIDAAN K 9,2 9 8,75 26,95 8,98
10 AINUN MUFARIDA 6,2 7,5 8,25 21,95 7,32
11 DYAH AFIF ROHMATUL F 8,8 8,75 9,25 26,8 8,93

Dari 11 murid angkatan pertama tersebut, 7 murid bertekat melanjutkan ke pendidikan pesantren dan 4 murid yang lain berniat melanjutkan ke SMP Negeri. Laporan  sampai hari ini positif 7 murid lulusan SDIT NURUL ISLAM melanjutkan ke pendidikan pesantren yang antara lain ke Bangil Pasuruan, Jombang, Gontor Ponorogo, Mu’alimat Jogyakarta,  3 murid diterima di SMP Negeri 2 Krembung dan 1 murid melanjutkan ke SMP swasta di Krembung. Subhanalloh, Luar biasa !

Selamat dan Sukses untuk keluarga SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG. Sekolah berbasis mutu berwawasan global. Bersiap siagalah, masa depan menantimu !

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional  yang ke -100 atau satu abad Kebangkitan Nasional, SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG-SIDOARJO bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Teknologi pada Anak (PPTA) Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan Rancang Bangun Robotika 2008.  PPTA Sidoarjo yang dipimpin oleh Ust. Arif Andi Yudhanarko, A.Md. dipilih dalam  kerjasama ini karena  reputasinya yang sangat bagus dan nuansa keislamannya sangat kental. SD Alhikmah  Surabaya pernah meminta Ust. Arif untuk mengajar  ketrampilan Robotika. Selain itu Ust. Arif ini pernah menjadi duta Indonesia untuk mengikuti kontes Robot  di Jepang. Ust. Arif juga merupakan trainer nasional khususnya dalam bidang robotika untuk anak-anak.

Kalau pada tahun 2007 atau tepatnya 1 Muharram 1428  SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG meyelenggarakan  kegiatan Robot Camp 2007  untuk murid SD/MI se Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan Rancang Bangun Robotika 2008 ini khusus diikuti oleh murid SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG kelas III – VI yang dibagi dalam 14 kelompok dengan didampingi 7 orang ustadzah dan seorang ustadz.  Sementara untuk  murid  Kelas I dan Kelas  II  dengan didampingi 4 ustadzah dan seorang ustadz menyelenggarakan kegiatan Outbound Kid’s. Kedua kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, 24 Mei 2008 mulai pukul 07.00 – 16.00 wib di lingkungan SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG.

SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG yang mencanangkan visi Terdepan dalam Mutu dan Pelayanan dan menyatakan diri sebagai Sekolah Berbasis Mutu  Berwawasan Global dengan sistem dan konsep Islam terus berjuang untuk bangkit dari keterpurukan negeri ini, khususnya keterpurukan dalam pendidikan negeri kita. Keterbatasan sumberdaya yang ada tidak boleh menjadi kendala untuk memberi kontribusi kepada ummat dan bangsa ini, khususnya mengembangkan kualitas SDM sejak dini. Insya Alloh dengan modal iman dan taqwa yang   disempurnakan dengan tawakal kepada Alloh, kita bisa bangkit dari keterpurukan ini.

Domisili SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG yang di desa juga tidak boleh menjadi pembenaran bahwa sekolah di desa tidak bisa bermutu atau mutunya ketinggalan dengan sekolah yang di tengah kota. SDIT “NURUL ISLAM” Krembung   akan terus bekerja dengan cerdas untuk menjadikan Krembung sebagai  inspirasi dan inovasi pengembangan mutu pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, insya Alloh.

Bangkitlah Ummatku, Bangkitlah Bangsaku !  Harapan itu masih ada !

Bersiap siagalah generasiku !

Persiapan telah dilakukan sejak kelas IV dengan program intensifikasi belajar. Program refresh materi dimulai pada kelas V. Bimbingan belajar dan try out berkala dilakukan sejak awal kelas VI. Alhamdulillah, kalau memperhatikan hasil try out di Primagama Gempol-Pasuruan yang diikuti oleh SD Negeri/swasta dan MI dari Kecamatan Porong, Tanggulangin, Gempol dan Krembung, Nurul ‘Izzatil ‘Adawiyah dari SDIT “ NURUL ISLAM” KREMBUNG ranking satu dan Zunairoh Nida’an Khofiyah dari SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG ranking empat. Dengan ranking tersebut SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG dalam  try out bisa mengungguli SD Kemala Bayangkari Porong-Sidoarjo yang berada diranking 2. 

Pada hari Kamis, 1 Mei 2008 para siswa kelas VI SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG mengikuti try out yang diselenggarakan SMP PERSATUAN KREMBUNG. Try out yang diikuti SD Negeri/Swasta dan MI yang ada di Krembung dan sekitarnya. Alhamdulillah, dari hasil try out itu Nurul ‘Izzatil ‘Adawiyah, Zunairoh Nida’an Khofiyah dan Ikhwan Hadi Suseno dari SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG secara urut menduduki ranking satu, dua dan tiga. Ninin dan Dicky menduduki ranking sepuluh dan sebelas. Jadi empat siswa dari SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG berhasil masuk dalam sepuluh besar  try out yang diselenggarakan SMP PERSATUAN KREMBUNG dengan diikuti 300 siswa lebih.

Sementara dalam Try Out SD/MI se Jawa Timur yang dikoordinasi oleh Konsorsium Pendidikan Islam (KPI) Surabaya, secara kelembagaan SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG menduduki ranking ke XII. Dan Alhamdulillah, hasil try out yang paling akhir dari KPI Surabaya, 11 siswa angkatan pertama SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG semua berhasil lulus dari standar minimal yang ditentukan.

Pada hari Kamis, 8 Mei 2008 Toto Sunarsono, Kepala SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG dalam rapat koordinasi Guru dan Karyawan menyerukan kepada para warga sekolah untuk menjadikan tanggal 10-18 Mei 2008 sebagai pekan ruhiyah. Selama pekan ruhiyah ini semua warga SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG diajak Kepala Sekolah untuk meningkatkan kualitas ibadah wajib dan memperbanyak ibadah sunnah dan sedekah serta mendo’akan keberhasilan siswa kelas VI dalam menghadapi UAS BN. Pekan ruhiyah ini selain sebagai upaya meningkatkan kualitas ibadah kepada Alloh SWT juga memberikan dukungan  moral dan spiritual kepada para siswa kelas VI.

Hari ini, Sabtu 10 Mei 2008  SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG menyelenggarakan Khotmil Qur’an sebagai bagian dari kegiatan pekan ruhiyah. seluruh siswa dan warga sekolah lainnya dikondisikan untuk membaca Al-Qur’an. Mudah-mudah ini bisa menjadikan suasana sekolah  semakin menyejukkan hati para warga sekolah khususnya bagi siswa kelas VI sebagai bekal ruhiyah UAS BN.

Bersiap siagalah anak-anakku kelas VI SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG, kamulah harapan kebangkitan ! Jangan gentar, persiapan dan latihan serta uji coba (try out) telah dilakukan. Bertwakallah kepada Alloh SWT, insya Alloh kalian berhasil meraih prestasi terbaik. UAS BN yang diselenggarakan pada tanggal 13-15 Mei 2008 itu merupakan kegiatan yang wajar-wajar saja. Kalian telah terbiasa mengerjakan latihan soal-soal EBTANAS tahun-tahun yang lalu, dimana tingkat kesulitan soalnya sudah kalian kenali. Sukses untuk siswa Kelas VI SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG.

 

Untuk mencapai visi Terdepan dalam Mutu dan Pelayanan, standarisasi adalah sebuah keharusan. Apalagi di era globalisasi yang kian menuntut kualitas dan profesionalisme. Bidang dan lembaga apapun harus punya standar. Tak hanya berfungsi menuntun kejelasan arah kerja, standarisasi juga bersifat mengevaluasi.Standarisasi itu pulalah yang sedang dan terus  dikembangkan Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo, dengan target utama menjadi lembaga pendidikan yang

Terdepan dalam Mutu dan Pelayanan.Program standarisasi mutu di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo yang mengelola Play Group, Taman Kanak-Kanak ini didasari oleh pemikiran perlunya melakukan standarisasi mutu siswa dan guru menuju sekolah Islam yang memiliki sistem berbasis mutu. Standarisasi itu juga menyangkut sistematisasi dan optimalisasi pencapaian target pendidikan yakni menyiapkan lulusan yang bermutu. Karena itu perlu dibuat perencanaan mutu yang baik untuk kemudian dilaksanakan dan dievaluasi serta dikembangkan.

Standarisasi mutu guru dan siswa berbeda untuk masing-masing tingkatan. Standar mutu siswa Play Group (PG) dan TK dari aspek spiritual yakni senang beribadah, mengaji dan terbiasa berdoa. Dari aspek akademis anak memiliki kesiapan belajar. Sedang dari aspek sosial anak bisa bersikap adaptip meghadapi situasi yang terus berkembang.

SD, standar mutunya antara lain mampu memanajemen diri sendiri, bersikap sopan santun dalam berkomunikasi, dan “birrul walaidain” berbakti pada orang tua, mulai mempuyai budaya belajar, suka membaca dan menghafalkan serta mengamalkan Al-Qur’an. Yang tidak boleh lupa juga berprestasi akademis..

 

 

Para pendidik juga ada standarisasinya. Para pendidik dan pengajar di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo adalah guru-guru yang terpilih dengan seleksi ketat dari berbagai universitas dan institut yang ternama, antara lain dari Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Jember (Unej), Universitas Brawijaya Malang (Unibraw), IAIN Sunan Ampel Surabaya, dll. Disamping tenaga professional di bidangnya para guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri dan mengimplementasikan nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari mereka. Singkatnya guru di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo terus dibina dan dilatih secara berkala agar tidak sekedar guru tetapi harus bersifat murobbi. Dalam kenyataannya, standarisasi juga akan dikembangkan dalam kecukupan sarana dan prasarana standar. Sarana dan prasarana yang memadai menjadi faktor pendukung penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo.

 

Tak ada tawar menawar dalam upaya menegakkan standarisasi itu. Dalam hal penerimaan murid baru (PMB) misalnya, standar ditentukan berdasarkan kapasitas. Bila animo banyak, maka standarnya bisa naik. Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo sengaja membuka pendaftaran relatif lebih awal karena ingin menjaring mereka yang sungguh-sungguh ingin sekolah di sini. Bukan pelarian. Prosedur tes dan observasi harus standar, tak ada katabelece. 

 

SDIT “NURUL ISLAM” Krembung – Sidoarjo pada tahun ajaran 2007-2008 ini merupakan tahun pertama untuk mengikut sertakan siswanya dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN). Karena pada tahun inilah sekolah ini baru mempunyai kelas 6.

Sebagai Sekolah Dasar yang menyatakan diri sebagai sekolah berbasis mutu dan berwawasan global dengan visi menjadi sekolah yang terdepan dalam mutu dan pelayanan, maka SDIT “NURUL ISLAM” Krembung-Sidoarjo menjadikan momen UAS BN sebagai sarana untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa rumusan di atas bukan sekedar kata-kata. Rumusan visi di atas adalah keinginan kuat manajemen untuk mewujudkannya. 

Untuk merealisasikan azam di atas Kepala SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG membentuk Tim Sukses UAS BN dengan target mencapai nilai murni terbaik di tingkat Kecamatan Krembung dan masuk peringkat sepuluh besar di tingkat Kabupaten Sidoarjo. Program dibuat melalui workshop Sukses UAS BN, meliputi pembinaan intensifikasi belajar, Try Out berkala baik secara internal maupun kerjasama dengan Konsorsium Pendidikan Islam Surabaya, pelatian Quantum Learning untuk siswa kelas 5 dan kelas 6 serta serta workshop untuk penyusunan soal sesuai standar Kompetensi Kelulusan.

Komunikasi dengan orang tua muridpun dibangun dengan intensif. Bahkan orang tua murid siswa dilibatkan secara aktif dalam intensifikasi belajar siswa, antara lain dengan cara memberi soal dan pembahasannya. Soal dikerjakan siswa di rumah kemudian orang tuanya mengoreksi dan melakukan pembahasan sesuai dengan panduan pembahasan yang diberikan sekolah.

Dengan upaya intensifikasi belajar tersebut Kepala SDIT “NURUL ISLAM” KREMBUNG-SIDOARJO berkeyakinan bisa mencapai nilai tertinggi di Kecamatan Krembung dan masuk nominasi sepuluh besar di tingkat Kabupaten. Semoga 

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »