Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia beriman harus terus dipelajari, diamalkan, disebarluaskan, dipertahankan dan diperjuangkan. Salah satu kewajiban orang beriman adalah mempelajarinya, termasuk mempelajari mahraj dan tajwid dalam membaca Al-Qur’an. Karena dalam membaca Al-Qur’an ini dibutuhkan ilmu yang khas.
Subhanallah, di sela-sela pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN) yang dilaksanakan mulai hari ini, Senin 4 Mei sampai dengan 6 Mei 2010 para Asatidz SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG mengikuti program pelatihan Tahsin Tilawatil Qur’an. Kigiatan ini dibimbing langsung oleh Ust. Nur Kholis selaku Koordinator “At-Tartil” yang ada di wilayah Kecamatan Krembung. Dengan kegiatan ini diharapkan bisa menjadi proses standarisasi kompetensi Asatidz khususnya dalam hal ketrampilan membaca Al-Qur’an.
Adanya kegiatan Tahsin Tilawatil Qur’an bagi para Asatidz SDIT NURUL ISLAM yang dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan UAS BN ini menujukkan bahwa saatnya sekarang mereka bertawakal setelah memberikan persiapan materi UAS BN kepad para murid kelas VI. Setelah menyelesaikan satu pekerjaan maka harus melanjutkan pada pekerjaan berikutnya, begitu Al-Qur’an pedoman hidup kita memberikan tuntunan.
Sebagai pendidik muslim, para Asatidz SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG harus melakukan standarisasi diri khusus dalam Tilawatil Qur’an. Bahkan keharusan ini mestinya melekat pada seluruh muslimin dan muslimah. Teruslah berusaha meningkatkan kualitas diri untuk membangun negeri yang sedang dilanda ini.
Bangsa dan negeri ini menunggu kehadiran manusia-manusia Al-Qur;an, manusia yang bervisi Al-Qur’an, manusia yang bermisi Al-Qur’an, dan manusia yang beramal Qur’ani. Manusia-manusia Al-Qur’an inilah yang akan menjadi penebar kasih sayang di negeri dan alam ini. Manusia-manusia Al-Qur’an ini yang bisa menjadi solusi seluruh persoalan negeri ini ! Wallahu’alam bishawab.!


