Salah satu Misi besar SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG adalah Menjadi Pabrikasi Lahirnya Para Juara. Untuk mewujudkan misi itu, maka dibuatlah program kerja secara sistemik yang mampu menjadi iklim yang kondusif bagi para warga sekolah untuk mengembangkan potensinya. Baik potensi akademis maupun potensi non akademis. Untuk mengembangkan potensi akademis program dimulai dari kelas I, yaitu siswa kelas I harus bebas dari masalah membaca, menulis, dan berhitung (Calistug). Kegiatan pembelajaranpun didisain sedemikian rupa. Dalam waktu enam bulan pertama (semester I) para siswa sudah bisa dilihat petanya, siapa yang mesti diberi pengayaan dan siapa yang perlu diberi remidi. Program pengayaan diberikan kepada siswa yang sudah tuntas calistung. Mereka diberi layanan membaca, menulis dan berhitung secara mandiri dan terbimbing untuk mengaktualisasikan kompetensinya dalam membaca, menulis dan berhitung. Berbagai fasilitas Calistung disiapkan untuk siswa yang menjalani program pengayaan.
Sedangkan program remidi diberikan bagi siswa yang masih membutuhkan layanan dan waktu tambahan untuk menuntaskan target bisa membaca, menulis, dan berhitug. Mereka yang mendapat layanan remidi ini ditawarkan untuk masuk sekolah jam ke nol (sebelum jam pelajaran pertama) atau waktu yang disepakati antara siswa dan guru pembimbing untuk menuntaskan Calistung dalam waktu tiga bulan pertama pada semester II. Bagi siswa belum tuntas calistung pada tiga bulan pertama akan dituntaskan melalui program remidi pada tiga bulan ke-2 semster II. Kelas 2 ditargetkan lancar Calistung, dan kelas 3 ditargetkan paham calistung.
Para siswa kelas 4 mulai dilatih ketrampilan belajar dengan speed reading (membaca cepat dengan target kecepatan membaca 350 kata per meinit atau 350 kpm), mind mapping (ketrampilan menemukan pokok-pokok pikiran dari materi yang dibaca kemudian menyalinnya dalam bentuk catatan kreatif yang disebut peta pikiran), dan super memory system (ketrampilan mengingat materi pelajaran). Dengan ketrampilan belajar ini diharapkan para siswa mulai kelas 4 untuk mulai dipersiapkan untuk menjadi para pembelajar yang handal dan siap tempur dalam pertarungan untuk meraih kejuaraan dalam segala level maupun event apapun.
Begitupun dalam bidang non akademis, program didisain sedemikian rupa untuk mengembangkan iklim yang kondusif bagi pengembangan bakat dan minat siswa. Berbagai program telah disusun secara sistemik, mulai dari pembinaan olahraga, kesenian, perkebunan, dan kememimpinan.
Pada hari Jum’at, 12 Muharram 1430 / 9 Januari 2009 kembali SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG mendapat kepercayaan untuk menjadi duta Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Krembung dalam mengikuti Lomba Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (LCC PAI) di tingkat Kabupaten Sidoarjo. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SDIT NURUL ISLAM pun memilih tim terbaiknya, yaitu Fajar (alamat: Desa Kandangan), Asror (alamat: Desa Cangkring) dan Rizki (alamat: Desa Wangkal) semuanya adalah siswa kelas 5 untuk menjadi mujahid dalam LCC PAI tahun ini.
Tim Mujahid dari Nurul Islam langsung diantar oleh Kepala SDIT NURUL ISLAM, yaitu Bapak TOTO SUNARSONO, SPd. Pelaksanaan LCC PAI ditempatkan di Radio Siaran Pemerintah Kabupaten (RSPK) Sidoarjo dan disiarkan secara langsung. Alhamdulillah, dalam babak penyisihan ini tim mujahid dari SDIT NURUL ISLAM KREMBUG bisa mengumpulkan skor tertinggi, 949 setelah jauh ketinggalan pada periode pertama sehingga berhak maju ke babak berikutnya.
Selamat dan sukses untuk Tim Mujahid SDIT NURUL ISLAM KREMBUNG, kobarkan semangat jihad untuk belajar menghancurkan kebodohan. Engkaulah generasi robbani yang akan mengembalikan ‘izzah islam dan muslimin. Ukirlah prestasi untuk membangun negeri membersihkan korupsi dan pungli. Semoga ! Wallohu’alam.